4 Sebab Anak Gak Mau Makan

54

Semua ibu pasti pernah mengalami masalah yang satu ini. Aliv mulai agak sulit makan saat mulai usia 18 bulan ke atas, sementara Alva lebih sulit makan saat usia yang lebih muda, 12 bulan. Di sini aku mau sharing berdasarkan pengalaman aja sebab anak gak mau makan.

Seperti semua masalah, untuk mencari solusinya hal pertama yang harus dilakukan adalah cari sumber masalahnya. Kenapa ya Aliv enggak mau makan? That was the first thing went in my mind.

Sebab Anak Gak Mau Makan

Sebenarnya ada banyak kemungkinan, sebelum memilih untuk ke dokter SPA aku melakukan self-evaluating dari beberapa sisi. Sejauh ini menurutku ada beberapa sebab yang bisa aku tandai. Aku meyakini itu sebabnya karena setiap kali sebab itu aku hilangkan, Aliv atau Alva kembali makan seperti biasa.

Tekstur Makanan

Terkadang tekstur makanan yang terlalu halus (bubur) atau terlalu kasar (nasi tapi enggak pulen) bisa menjadi sebab anak enggak mau makan. Biasanya ini ada hubungannya dengan pertumbuhan gigi si anak. Perhatikan saja apakah gigi anak sudah tumbuh banyak atau sedikit. Jika baru tumbuh 2 gigi kelinci (maaf kalau kelinci bukan jenis gigi hehe, tapi ngerti maksudnya ya), ya sudah bisa dipastikan si anak pasti nyaman makan bubur aja. Tapi kalau gigi taring dan graham sudah atau akan tumbuh, kemungkinan besar dia akan nyaman dengan nasi yang pulen atau mashed potato. Ngomong-ngomong penting juga untuk secara perlahan menstimulasi gigi anak dengan makanan keras atau kasar agar perutmbuhannya baik.

Rasa Makanan

Sejak usia 1 tahun, Aliv dan Alva sudah aku perkenalkan rasa garam jadi mereka udah tau rasa gurih dari makanan. Nah biasanya kalau si anak sudah tahu rasa, dia enggak mau lagi makan makanan hambar. Jadi pastikan kamu sudah cek rasa makanannya sesuai dengan rasa terenak yang pernah dimakan anak.

Variasa Menu

Enggak cuma orang dewasa, anak kecil juga bosan kali kalau makanannya itu-itu aja. Kayak Aliv misalnya, kadang setelah berhari-hari makan nasi dia enggak mau sama sekali makan nasi lagi walaupun tekstur dan rasanya sudah aku pastikan sesuai dengan maunya. Tapi begitu aku tawarkan roti tawar atau kue, dia akan senang dan langsung makan. Jadi ada baiknya memang divariasikan menunya.

Rasa Sakit

Ini hal yang sering sekali terlupakan untuk dicek. Terkadang anak sakit itu karena mungkin tenggorokannya lagi sakit, lagi radang, mau flu, atau sesimpel enggak enak badan. Memang enggak mudah untuk melacak sebab terakhir ini jika anak belum bisa ngomong. Tapi mudahnya, kalau tiga sebab di atas sudah dicentang (bukan sumber masalah), maka rasa sakit bisa jadi sebabnya.

Sebelum kamu membawa anak ke dokter atau memberinya suplemen peningkat nafsu makan, menurutku kamu bisa coba menganalisa dari sebab-sebab di atas dulu. Atau kamu ada opini lain? Tulis di kolom komentar ya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *